Outlander PHEV Foto: MitsubishiArsitektur yang unik ini menguntungkan pengendara alasannya yakni kendaraan beroda empat mempunyai bobot yang lebih ringan yang manis untuk efisiensi energi, layout kendaraan yang sederhana dan operasional yang smooth. Mobil dapat melaju lebih jauh dengan konsumsi BBM dan emisi CO2 yang lebih sedikit.
Di sisi lain, Outlander PHEV mempertahankan tradisi Mitsubishi yang mempertahankan sistem penggagas ‘Super-All Wheel Control’. Tapi mengapa hanya Outlander saja yang memakai sistem teknologi PHEV? Kenapa tidak kendaraan beroda empat lain?
General Manager Mitsubishi Motors Public Relations (Europe), Daniel Georges Nacass menjelaskan mengapa PHEV terselip pada Outlander bukan pada model lainnya.
“Mitsubishi Outlander menjadi kendaraan yang digemari. Selain itu kami membutuhkan daerah penyediaan baterai yang besar,” ujar Daniel menyerupai dilaporkan reporter detikOto M Luthfi Andika dari Marseille, Prancis, Selasa (26/6/2018).
General Manager Indonesia Business Department, ASEAN Div. Mitsubishi Motors Corporation Toshinaga Kato pun menambahkan apa yang menjadi alasan Outlander menjadi model yang dipilih Mitsubishi untuk menggendong PHEV.
“Seperti yang sudah kami sampaikan, Outlander memang mempunyai produk konsep yang sempurna untuk menjadi PHEV,” katanya.
“Outlander mempunyai aksara yang efisien, smooth, dan quitness. Selain itu Mitsubishi Outlander merupakan model SUV yang mempunyai kelebihan pada packaging, kapabilitas, dan towing. Selain itu Outlander sudah mempunyai teknologi 4WD, sebut saja menyerupai S-AWD, sistem keamanan terbaik dan stabil. Dan ditambah dengan PHEV, Outlander semakin mempunyai nilai lebih,” tambahnya.
Mobil pun disebut mempunyai konsumsi BBM yang bagus, pada 2014, pengendara Swiss berhasil menjelajah hingga 700 km dengan Outlander PHEV-nya. Bensin yang beliau butuhkan ketika itu 40,55 liter. Kaprikornus satu liter sekitar 17 km.
PROMO PAJERO SPORT Free Sparepart Paket Smart Silver 3 tahun/50.000 kilometer Free Jasa Service 3 tahun/50.000 kilometer Free Kaca Film V-Cool Depan ketebalan 20% samping dan belakang ketebalan 60% Free Karpet Standart AKSESORIES TAMBAHAN Free Front Under Garnish Free Rear... selengkapnya
Merek kendaraan beroda empat menjadi salah satu pertimbangan seseorang sebelum membeli mobil. Kaum laki-laki contohnya lebih suka merek Eropa, sementara perempuan menentukan merek Asia. Foto: Thinkstock Jakarta – Bicara soal mobil, perempuan dan laki-laki mempunyai pilihannya masing-masing. Berbagai pertimbangan pun... selengkapnya
Mobil plug-in hybrid. Foto: Ruly Kurniawan Jakarta – Pemerintah ketika ini tengah menyiapkan jadwal kendaraan rendah emisi karbon atau sering disebut Low Carbon Emission Vehicle (LCEV). Tapi jangan salah paham, LCEV di sini bukan hanya kendaraan beroda empat listrik di... selengkapnya